Urutan dan Rekomendasi Film DC

Bagi anda pencinta komik tentunya tidak asing lagi dengan komik-komik terbitan DC Comics. Seperti yang diketahui bahwa DC Comics merupakan penerbit komik terkenal dan terbesar sekaligus tertua di dunia.


Sudah banyak komik-komik superhero terkenal, seperti Batman, Superman, dan Wonder Woman yang diterbitkan DC Comics sejak berdiri pada 1934 silam. 

Seiring perjalanan waktu, kini superhero komik DC tersebut merambah ke layar kaca lewat film-film kerennya.

OLeh karena itu, kali ini kami akan coba mengupas tentang urutan film DC berdasarkan tahun rilis dan rekomendasi film DC.

Urutan Film DC Berdasarkan Tahun Rilis

1. Man of Steel – 14 Juni 2013
2. Batman Vs Superman: Dawn of Justice – 25 Maret 2016
3. Suicide Squad – 5 Agustus 2016
4. Wonder Woman – 2 Juni 2017
5. Justice League – 17 November 2017
6. Aquaman – 21 Desember 2018
7. Shazami – 5 April 2019
8. Birds of Prey – 7 Februari 2020
9. Wonder Woman 1984 – 25 Desember 2020
10. Justice League Zack Snyder – 18 Maret  


Rekomendasi Film DC


1. Red

Film yang dirilis pada 2010 ini menceritakan tentang Frank Moses (Bruce Wilis) seorang mantan agen CIA yang ingin hidup tenang sebagai masyarakat biasa di masa pensiunnya. Namun, rencananya tidak berjalan mulus lantaran sangat sulit sekali untuk bisa keluar dari dunia intelijen yang sudah digelutinya itu.

Dimana, Frank  yang sedang menikmati masa pensiunnya itu tiba-tiba diserang oleh sekelompok orang bersenjata. Namun, beruntung Frank selamat dari serangan tersebut. Dari hasil analisisnya, Frank menyadari bahwa orang yang mengancam jiwanya itu adalah dari piahk CIA yang tidak ingin dirinya pensiun.

2. Constantine
Film yang disutradarai oleh Francis Lawrence ini merupakan hasil adaftasi dari komik dewasa terbitan Vertigo Comics. Film ini sendiri dibintangi oleh Keanu Reeves sebagai pemeran utama dari komik Hellblazer, yakni Constantine.

Tokoh utama dalam film ini memiliki kemampuan untuk membasmi para setan yang suka mengganggu manusia dengan melakukan perjanjian kepada surga dan neraka sekaligus.

3. V for Vendetta
Film ini merupakan adaftasi dari komik karya Alan Moore dan David Lloyd yang diterbitkan oleh Vertigo Comics yang merupakan salah satu divisi DC Comics dengan konten khusus untuk dewasa yang umunya berisi tentang kekerasan.

Film yang satu ini berlatar di Inggris yang pemerintahannya beridiologi Neo-Fascist yang sangat ditentang oleh karakter bernama V. Ia juga yang membuat munculnya revolusi di Negara tersebut.

Film yang disutradarai Wachowski bersaudara ini dibintangi oleh Natalie Portman yang rela tampil dengan kepala gundul. Topeng Guy Fawkes yang digunakan oleh V sekarang ini telah menjadi icon yang sangat populer dan sering digunakan saat berdemonstrasi.

4. A History of Violence
Film yang dirilis pada yahun 2005 ini menceritakan tentang Tom (Viggo Mortensen) yang memiliki sebuah kedai makan di Milbrook, sebuah kota kecil yang terletak di Indiana. Tom dikenal sebagai sosok yang ramah dan hangat sehingga banyak orang yang menyukainya. Selain itu, Tom juga merupakan sosok family man yang sangat dicintai istri dan anak-anaknya.

Pada suatu malam, ada dua orang penjahat yang datang ke kedai makan Tom yang bertujuan untuk membuat keonaran disana. Melihat itu tentunya Tom tidak tinggal diam apalagi mereka mengancam dengan menodongkan senjata. Dengan sigap Tom coba merebut senjata dari tangan mereka dan mengahabisi mereka. 

Read More

Berikut Beberapa Teknologi Modern Yang Dinilai Paling Gagal, Simak!

Era tahun 2000 ke atas memang sangat berbanding terbalik dengan era tahun 2000 ke bawah, bagaimana tidak. Perkembangan teknologi seakan melesat sangat cepat contohnya saja saat ini cara cek kartu keluarga online, tidak seperti dulu harus mengecek lewat kertas. Selain itu berbelanja tidak perlu kepasar, melainkan secara online. Jika dibahas satu persatu, maka kemajuan teknologi sudah tidak terbendung lagi.


Tentunya hal itu memiliki sisi positif dan negatif, maka dari itu kali ini kami akan membahas seputar beberapa teknologi modern yang dinilai paling gagal. Simak berikut.

1. Google Glass
Jika mendengar nama Google, tentu siapa yang tidak tahu, di mana Google merupakan mesin pencarian terbesar di dunia. Namun berbeda dengan Google Glass yang memiliki citra tidak sebaik Google itu sendiri. Pada April 2012, Google Glass digadang-gadang akan menjadi game-charger di industri teknologi. Google Glass merupakan kacamata canggih dengan tenaga Android yang mampu mengakses internet, peta, kalender, kamera dsb.

Sebenarnuya Google Glass tidak terlalu gagal dalam segi fungsi, hanya saja harga Google Glass yang sangat mahal. Harga dari Google Glass mencapai US$ 1,500 di mana faktor lain yang membuat Google Glass gagal adalah tidak mampu menggantikan smartphone.

2. MoviePass
Teknologi berikutnya yakni MoviePass, di mana teknologi ini memungkinkan penggunanya untuk menonton film di bioskop setiap hari dengan sistem berlanggan per bulan. Jika dipikir-pikir, MoviePass dapat menguntungkan para penggunanya, namun sebaliknya. MoviePass justru membuat rugi AMC. Disebabkan karena kontrak atau kerja sama yang dihentikan sepihak oleh beberapa pihak bioskop, dari situlah MoviePass kehilangan para penggunanya. Yang lebih parahnya MoviePass memutuskan untuk tutup pada September 2019 lalu. Bagaimana menurutmu?

3. Quibi
Teknologi ini masih berhubungan dengan industri hiburan yang sama dengan MoviePass, di mana Quibi juga mengalami kegagalan yang sama. Kamu tentu sangat asing jika mendengar Quibi, di mana Quibi adalah layanan steraming yang disajikan pada perangkat mobile dengan menyediakan berbagai konten video dengan durasi yang pendek yaitu hanya sekitar 7 menit saja.

Quibi sendiri mulai muncul pada April 2020 lalu, tetapi Quibi mengalami kendala operasional yang cenderung lama penanganannya. Selain itu jumlah penonton tidak sesuai dengan prediksi awal ketika Quibi dibuat, maka dari itu akhirnya Quibi memutuskan untuk tutup setelah enam bulan perilisan. Waktu dari teknologi ini memang sangat singkat dibandingkan dengan teknologi lainnya, padahal Quibi cukup modern.

4. Amazon Fire Phone
Berijkutnya ada Amazon Fire Phone, di mana teknologi ini juga tak kalah canggih dari teknologi gagal sebelumnya. Amazon Fire Phone sendiri rilis pada Juni 2014 Silam, di mana tahun tersebut merupakan tahun awal di mana semua teknologi mulai menampakkan dirinya. Amazon sendiri disukai oleh banyak orang, maka dari itu Fire Phone memiliki peluang yang besar untuk menarik calon pengguna. Tetapi ternyata prediksi tersebut meleset, di mana inovasi yang mereka tawarkan seolah menjadi boomerang bagi mereka.

Fire Phone menerima banyak kritik yang disebabkan karena inovasi yang ditawarkan mirip UI 3D. di mana UI 3D hanya dianggap sebagai gimmick. Selain itu apilikasi dari Fire Pone tidak sebanyak Android ataupun IOS. Setelah 1 tahun perilisan Fire Phone, akhirnya pihak Fire Phone memutuskan untuk tutup pada Agustus 2015.

Itulah beberapa informasi yang dapat kami sampaikan seputar beberapa teknologi canggih yang berakhir dengan kegagalan.

Read More

Ingin Main Saham Sudah Tahu 1 Lot Berapa Lembar Ini Penjelasannya

Ketika ingin mengembangkan uang yang dimiliki pada rekening tabungan, mungkin bermain saham adalah pilihan yang dapat di lirik. Namun ada baiknya jika sebelum terjun benar-benar mempelajari bagaimana cara main dan detail-detail dari permainan saham. Terutama jumlah 1 lot berapa lembar yang akan anda beli nantinya, sudahkah anda tahu berapa satu lembar saham yang akan anda dapatkan jika Anda membeli satu lot?


Jika Anda membeli 1 lot sama dengan membeli 100 lembar saham sebuah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, aturan ini mulai diterapkan pada 1 Januari tahun 2014 silam. Sebelumnya satu lot sama dengan 500 lembar saham, pengurangan jumlah lembar dalam satu lot ini bertujuan untuk menarik minat masyarakat dalam berinvestasi di pasar saham. Dengan berkurangnya jumlah lembar dalam satu lot, maka harga 1 lot pun juga turun sehingga masyarakat dengan uang yang cukup dapat ikut bermain saham. 

Sejalan dengan hal ini dikabarkan bursa efek Indonesia juga akan kembali menurunkan jumlah lembar saham dalam satu lot, namun hal ini masih digodok dan belum terlaksana. "Itu baru wacana yang akan didiskusikan dengan OJK untuk mendapat pandangan dan persetujuan mereka," tutur Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Laksono W. Widodo pada Jumat tanggal 18 Maret 2022 lalu. "Alasannya (mau mengubah satuan lot saham) supaya menambah minat investor retail untuk investasi di pasar modal dengan modal yang tidak besar. Rencana (penambahan kapasitas perdagangan) tahun depan. Nanti akan diinfokan kemudian,"  tambahnya.

Nyatanya sejak tahun 2021 wacana ini masih dalam tahap penelitian atau studi lebih lanjut, "Itu tergantung dari analisis studinya akan seperti apa. Belum ada diskusi lebih lanjut sama Bursa, jadi nanti akan ada lanjutannya," kata Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II OJK Yunita Linda Sari di Nusa Dua, Bali, tanggal 9 April 2021.

Jumlah dari investor pada pasar modal juga kian bertambah. Jika dihitung, investor yang bermain saham pada pasar modal tercatat mencapai 8,1 juta SID sampai Februari 2022. Jumlah investor pada pasar modal tadi mengalami kenaikan sebesar 8,2 persen dari posisi akhir Desember 2021 yakni sebanyak 7,5 juta SID.

Menilik dari jumlah investor tadi, investor yang bermain saham tercatat 3,65 juta SID sampai bulan Februari 2022 atau tumbuh sebanyak jika dibandingkan dengan akhir tahun 2021. 

Menilik laman yuknabungsaham.idx.co.id, Minggu tanggal 6 Maret 2022, saham adalah bukti kepemilikan suatu perusahaan yang merupakan sebuah klaim atas penghasilan juga kekayaan perseroan. Perusahaan yang sahamnya bisa dibeli pada Bursa Efek Indonesia (BEI) dikaty perusahaan tercatat. 

Saham adalah salah satu produk pasar modal yang menjadi salah satu instrumen investasi golongan jangka panjang.

Penentuan jumlah lembar dalam 1 lot ini bukan tanpa alasan, hal ini memiliki 2 tujuan yang sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan dari permainan saham. Berikut ini adalah 2 tujuan dalam penentuan jumlah lembar saham yang didapat jika membeli 1 lot banyaknya.

1. Melakukan Penjagaan Nominal Ideal Transaksi Saham
BEI memutuskan satu lot saham sama dengan beberapa lembar guna menjaga nominal ideal transaksi antara emiten, underwriter, serta investor.

2. Mempercepat perusahaan untuk menerima permodalan
Tujuan kedua adalah guna melindungi perusahaan dari investor yang tidak begitu serius, apalagi tujuan perusahaan menjual saham agar segera mendapatkan bantuan permodalan dalam jumlah besar. Jika tidak ditentukan harga saham per lot, proses penjualan saham perusahaan dipastikan memakan waktu yang lebih lama.

Sekian informasi singkat tentang saham, semoga bermanfaat!!

Read More